Poem

Belum Titik

Posted on September 13, 2008. Filed under: Poem | Tags: |

Titik
Belum .. belum sampai titik
Koma
Sudah ,, sudah lebih
Boleh saya menghapus?
Tidak, Sudah tidak ada lagi penghapus, backspace, delete..
Restart..tidak !!
ini memakan waktu lama
shutdown.. aku bukan pecundang!
kembali… ayo kembalilah
jangan tinggalkan sendiri
kembali..ayo kembalilah wahai Semangat!
temani aku Tekad!
selimuti aku Doa-doa!
Genggam erat tangan ini
Terang benderangkan akal ini
Kuatkan jiwa ini
Jangan Pesimis
Apalagi Harus Optimis!

Read Full Post | Make a Comment ( 1 so far )

Cinta Darah Daging

Posted on September 10, 2008. Filed under: Poem | Tags: |

Lelaki itu sudah mengabdi pada ibunya sampai tuntas. Ia menggendong ibunya yang lumpuh. Memandikan dan memnsucikan dari semua hadastnya. Itu balas budi dari seorang anak yang menyadari bahwa perintah berbuar baik kepada orang tia diturunkan Allah setelah perintah tauhid.
Tapi entah karena dorongan apa ia kemudia bertanya pada Umar Bin Khattab: “Apakah pengabdianku sudah cukup untuk [...]

Read Full Post | Make a Comment ( 1 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...